ZIEGRUSAK | me n ma world

Lion Air sangat mengecewakan

Posted in CATATAN BEBAS by cakpii on Agustus 20, 2007

Pada hari sabtu (18/08/07) saya booking tiket utk tujuan Palu tanggal berangkat 21/08/07 (via telp ke Lion Air Jkt 021-63852030, dg kode booking FZBLRJ) krn saya berada di bandung dan tidak tahu kantor perwakilannya maka saya tanya ke bagian tiket yg terima telp saya. Kemudian saya dikasih tahu, alamat perwakilan di bdg adalah Jl. Dr. Junjunan 155B telp. 022-6020333 dan saya dikasih limit pengambilan tiket adalah hari minggu (19/08/07) jam12 siang.

Hari minggu pagi saya coba telp ke perwakilan bandung utk konfirmasi tp beberapa kali ga ada yg angkat, saya pikir libur krn hari minggu.

Hari senin (20/08/07) saya meluncur ke lokasi dan ternyata sampai di alamat ruko yg sudah kosong dan kemudian dikasih tau alamat yg baru oleh satpam. Saya pun pergi ke kantor perwakilan yg baru dan ternyata tiket saya sudah dicancel karena lebih dari limit waktu. Ketika saya tanya ternyata mereka sudah pindah sejak 3 bulan lalu.

Saya pun coba komplain ke jkt (no telp 021-63852030) tp jawaban yg saya terima AMAT SANGAT TIDAK MEMUASKAN, karena mereka tidak mau tahu dan cuma ngasih solusi kalo saya akan dicadangkan utk tetap berangkat selasa (21/08/07) tp dg tiket seharga Rp. 1.3 juta (waktu pertama booking saya dpt harga Rp. 878.000) saya tetap mencoba bertahan dg alasan itu adalah kesalahan pihak Lion Air (petugas yg menerima telp saya pada hari sabtu) yg memberikan alamat dan no telp yg salah.

MASA KANTOR PERWAKILAN SUDAH PINDAH SELAMA 3 BULAN TAPI KANTOR PUSAT TIDAK TAHU SIH!!!

bahkan barusan saya cek di situs mereka pun ternyata alamat di Bandung masih alamat yang salah.

Jujur SAYA SANGAT KECEWA SEKALI karena selama ini saya sudah beberapa kali menggunakan Lion Air tapi kok sekarang pelayanannya gitu banget sih!!!

Untuk temen-temen yang sering menggunakan Lion Air harap berhati-hati ketika booking tiket dan untuk yang mencari info kantor perwakilan mereka, jangan terlalu percaya dengan info yang ada di situs mereka karena bisa jadi itu info/alamat yang salah (belum di update) !!!

About these ads

50 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. Thomas Arie said, on Agustus 24, 2007 at 3:28 am

    Hai Lion Air!

    Makasih infonya… Eh, jadinya gimana itu? Ambil yang 1,3 juta?

  2. peyek said, on Agustus 24, 2007 at 10:22 pm

    wuih jadi volunteer mas?

  3. ziegrusak said, on Agustus 29, 2007 at 5:10 pm

    hehhe…akhirnya sampe ke palu n ini juga masih di palu nih

    @thomas: ngambil yg 1,3??? ga la yauw…saking dendamnya, kmrn waktu aku pesen tiket ke agen bilang tiket apa aja ASAL BUKAN LION AIR hahahahaha…..

    @peyek: volunteer apaan? morowali? tempatnya masih jauh tuh dari palu

  4. erhan taslim said, on September 11, 2007 at 12:50 pm

    saya penumpang dari penerbangan JT 332 tujuan jakarta palembang di hari minggu tgl 9 keberangkatan jam 19.45. saya telah mengalami kehilangan bagasi.. sebuah lukisan.. setelah di cek oleh petugas yang ada dipalembang menyatakan bahwa brg tsb hilang.. dan saya sudah complai ke reservasi lion air yang ada dijakarta yang menjajikan memberi penjelasan dlm wkt 30 mnt dr jam 21.00.. tetepi samapai dengan jam 23.30 mlm sy juga tidak dapat kbr.. sehingga saya sudah komplain ke lion air untuk ke 5 kali nya.. tetap tdk ada kbr..keesokannya saya di beri tahu oleh petugas anda yang ada dipalembang bahwa bagasi saya tela nyasar ke padang.. dan dijanjikan senin sore barang akan sampai kepalembang dan akan segera diantar ke tempat.. dari sini juga petugas yang ada di lion air jakarta tidak mengabari saya mengenai bagasi tsb.. yang ada juga saya follow up ke jkt.. jam 4 sore petugas yang ada dipalembang tlp sy bwh brg mau diantar..dan saya sangat senang sekali.. ttp ketika saya cek brg tsb ternyata bingkai dari lukusan tsb telah cacat.. sehingga saya contack ke bagian lost fund yang ada dijakarta, saya berbicara dengan saudara paulin dan disn dia adu argument yang kasar dengan saya.. dan inti dri pembicaraan awalnya saya minta kejelasan mengenai bagaimana tanggung jawab dr pihak lion air malah membuat saya naik pitam berbicara kepada paulin tsb.. dr awal dijakarta saya sudah ini untuk brg tsb di bawah dengan tentengan saya tetepi tidak diijinkan dr pihak anda sehingga disuruh memasukan ke bagasi.. tp apa yang terjadi malah barang saya nyasar ke padang dan malah cacat.. saya minta pentanggung jawaban dr pihak lion air mengenai kejadian tsb, solusi dr bingkai tsb dan jawaban dr saudari paulin..

    kl memang tidak ada jwbannya saya akan kirim hal ini ke media kolom pembaca mengenai kejelekan dan tdk propesionalnya karyawan anda

    thanks

  5. ziegrusak said, on September 15, 2007 at 8:21 pm

    mmmhh…GIMANA TUH LION AIR??
    klo baca di http://www.mediakonsumen.com/ juga banyak komplain ke lion air, trus fasilitas kritik dan saran di situs mereka juga ga aktif (ato mungkin sengaja dimatiin??)
    jd lain kali mending kita lebih hati-hati milih operator penerbangan daripada cuma sekedar cari harga murah tp pelayanan sangat tidak memuaskan, tul ga???

  6. ayu said, on September 25, 2007 at 1:17 pm

    pelayanan lion air amat sangat tidak memuaskan….
    tak ada ramah tamah sekalipun……
    jutex2……..

  7. weda arighama said, on Oktober 9, 2007 at 11:04 pm

    Lion gimana yaaa…
    knp skrg Lionair tdk menyediakan fasilitas sprti snack lg..??walaupun penerbangannya dekat!!padahal saya sgt percaya dgn Lion sehingga setiap bepergian saya selalu berusaha mencari tiket Lionair..saya selalu mengikuti perkembangan Lionair..sehingga bnyk sekali persepsi khalayak bahwa tiketnya murah mau dapat makaaaa…naaann…!!!mau dpt yg enak…!!bnyk sekali perubahan yg terjadi di penerbangan Lionair ini…!!!katanya ” WE MAKE PEOPLE FLY “.tp kok tidak membuat org senyaman org benar2 sedang terbang….please make better service Like before now..!!!!

  8. ziegrusak said, on Oktober 28, 2007 at 7:49 pm

    @ ayu : mmm…mungkin nanti pramugarinya harus belajar senyum dulu kali yaa

    @ wedha arighama : kayaknya slogannya harus diganti jd “WE SERVE PEOPLE FLY” biar servisnya juga bisa okeh..

  9. Didi said, on Oktober 29, 2007 at 4:35 pm

    Iya nih saya juga punya pengalaman jelek dg Lion Air,,gembok koper saya dicongkel !!
    Untung aja kopernya cuma berisi baju2 dan gak ada barang berharga ..
    Complain? Percuma! dicuekin malah iya ..
    Saran saya,,, jangan pernah naik pesawat LION AIR lagi deh …

  10. Didi said, on Oktober 29, 2007 at 4:37 pm

    Layanan pramugarinya juga pada ketus2 ,, mmgnya dipikir kita gak bayar kali alias naik gratis kali yach ?

  11. mulyadi indra said, on Oktober 31, 2007 at 9:05 am

    Bagasi saya hilang dan sampai sekarang lion tidak berhasil menemukan..GIMANA LION ??

    berikut kronologisnya :
    Saya bersama istri dan satu orang anak saya (berumur 18 bulan), berangkat dari Pekan baru menuju Pangkal Pinang via Jakarta. Dari Pekanbaru kami naik Lion Air dengan tujuan Jakarta dan disambung dengan Sriwijaya Air tujuan Pangkal Pinang.
    Lion Air yang saya tumpangi dengan Rute dari Pekanbaru tujuan Jakarta tanggal 27 Oktober 2007 pkl 09.10 dengan no penerbangan JT 8723 dimana no tiket yang saya miliki adalah 99077743868764.
    Kami membawa 4 Koli barang yang dimasukan ke bagasi pesawat. Dari sinilah masalah bermula, ketika kami sampai di Bandara Sukarno-Hatta dan mau mengambil bagasi, barang kami yang keluar hanya tiga (3) koli. Sedangkan 1c (satu) barang kami yang berbentuk tas travel pakai roda dengan merk Red Plus dengan ciri-ciri ada list merah tidak keluar dari tumpukan bagasi Lion Air yang kami tumpangi. Setelah saya tanyakan dengan petugas setempat saya disuruh melapor ke ruangan Lost and Found Lion Air yang berada disudut kedatangan Bandara Sukarno-Hatta Terminal B. Dengan keadaan yang shock saya menuju ke tempat pengaduan yang dimaksud tetapi sesampai disana ada beberapa orang yang mengalami kejadian yang sama dengan saya. Hal ini membuat saya menjadi pesimis untuk menemukan barang saya. Saya menceritakan kejadian yang sama alami dan menyerahkan label barang saya yang belum diketemukan. Dari hasil laporan saya, saya diberikan Form Property Irregularity Report (PIR), dan dijanjikan akan dikonfirmasi paling lambat sebelum pkl 15.00 karena pada waktu tersebut saya akan meneruskan penerbangan dengan Sriwijaya Air tujuan Pangkal Pinang. Tetapi sampai waktu yang dijanjikan saya belum juga mendapat telpon jawaban, akhirnya sebelum berangkat saya kembali ke ruang pengaduan dan saya kembali dijanjikan akan kembali dikonfirmasi sesampainya di Pangkal Pinang. Tetapi sesampai saya di Pangkal Pinang dan malam harinya, tidak satupun konfirmasi dari pihak Lion Air yang memberikan jawaban dimana keberadaan tas saya.
    Akhirnya sampai Minggu Siang tanggal 28 Oktober 2007, saya berinisiatif menelpon Lion air dan saya masih dijanjikan untuk menunggu sampai waktu 14 Hari sesuai standar mereka dan jika belum ditemukan pada batas waktu tersebut barang saya akan diganti maksimum sebesar Rp.20.000,- per kilogram dari total berat barang saya, informasi ini katanya telah ditetapkan di tiket penumpang. Betapa kagetnya saya mendengar hal ini, barang saya hanya dihargai Rp.20.000,- per kilogram?. Kalau tas saya berat 10 Kg, artinya saya hanya mendapat ganti rugi sebesar 200 Ribu. Dalam tas saya tersebut yang berisi pakaian saya dan istri jumlahnya tidak kurang dari 10 pasang, jika rata dihargai Rp.300.000 per pasang, minimal sudah 3 Juta kerugian saya belum lagi harga tas dan barang berharga lainnya yang berada dalam tas. Beginikah peraturan hukum di Indonesia ini, yang seenaknya dibuat sepihak oleh perusahaan jasa tanpa melihat kerugian konsumen.
    Saya merasa kecewa dan sangat dirugikan oleh perusahaan Lion Air. Perusahaan penerbangan yang tidak mementingkan pelayanan ke pelangan. Saya membeli tiket lion air cukup mahal yaitu 700 rb untuk pekanbaru ke jakarta tetapi apa yang saya dapat, barang saya dicuri dan sampai sekarang lion air tidak ada tanggung jawab apa-apa. Lion Air hanya mengklaim ditiketnya bahwa barang yang hilang akan diganti rugi sebesar 20.000 per kilogram. Apakah pemerintah tahu mengenai hal ini, dan apakah pemerintah diam saja mengenai kebijakan perusahaan penerbangan yang seperti ini? Apakah masih cocok nilai Rp.20.000 per kilogram dengan harga barang seperti ini.

  12. staff Lion air said, on November 1, 2007 at 9:14 pm

    yaah … namanya juga standar indonesia , baik pelayananya juga kualitasnya termasuk juga kelakuan para penumpangnya juga lho …. (maunya cuma yang murah tapi dapet snack , gak delay , diperhatiin sepenuhnya , pesawatnya mau yang bagus , de el el pokoknya serba puaaas … )
    secara umum Lion air memang terbukti sebagai penerbangan terfavourit se-i NDONESIA TERBUKTI tingkat Load factor di setiap penerbangan terbaik di Indonesia (diatas Garuda dll ) namun sayangnya seiring perusahaan yang baru berusia 7tahun masih banyak kekurangan yang masih harus diperbaiki disetiap sektornya . tentu diharapkan kerjasama dan kelapangan hati dari setiap para penumpangnya juga jika memang pernah mengalami kekecewaan yang pastinya tidak bermaksud disengaja .
    bagaimanapun juga saran dan kritik konstruktif para penumpang masih diharapkan demi kemajuan penerbangan negara kita yang memang sudah hancur di segala segmennya (termasuk kita semua juga lho..) demi menjaga keamanan dirgantara negara kita untuk tidak terus dijelajah penerbangan milik NEGARA ASING ataupun yang berakuisisi modal dengan perusahaan penerbangan NEGARA ASING yang notabene KATANYA lebih baik service management-nya ,
    kalau bukan kita , siapa lagi yang sayang Indonesia …

  13. staff Lion air said, on November 1, 2007 at 9:36 pm

    buat para karyawan yang comment pernah kerja di lion air dan kecewa berat ( red : Mr.manusia kecewa ) sejujurnya saya setuju banget atas kekecewaan yang juga saya rasakan sebagai salah satu karyawan nya sampai sekarang ,
    tapi kalau memang manajemen nya jelek kenapa gak dari awal ente dah keluar aja Mas????? buktinya ente masih kerja di Lion terus (kalu masih merasa butuh duit nya yang gak seberapa , ya baik nya sih gak usah ungkit2 kejelekan manajemen Lion toh yang jelek anda sendiri bahkan karyawan lain yang memang tulus bekerja )
    kalu memang ada yang lebih baik , kenapa gak pindah aja??? (memang ada yang lebih baik ? asal tahu aja sih standar di kantor tetangga juga sama tuh mas… )

  14. ziegrusak said, on November 3, 2007 at 6:45 pm

    @ Didi : mungkin petugas bagasinya sedang latihan sulap membuka gembok dan lolos dari koper kali yaa hehehe….

    @ Mulyadi Indra : mas, klo kita ngomongin regulasi ngga akan ada habisnya, MANA ADA REGULASI DI REPUBLIK INI YANG CONDONG KE RAKYAT ??!! mmhhh…info nya sangat bermanfaat jd mungkin laen kali kita bisa lebih hati-hati dan kayaknya lebih safe kalo barang bawaan dibawa ke kabin, tapi kalo bagasi kita banyak gimana yaa??

    @ staff Lion Air : anda betul, pelayanan juga tergantung dari kita sebagai penumpang juga, tapi perusahaan anda yang notabene kita kasih kepercayaan (dengan menumpang pesawat anda) seharusnya bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan jangan menggunakan STANDAR INDONESIA SEBAGAI PEMBENARAN…karena justru baek buruknya standar, kita-kita juga yang ikut menentukan

  15. Lion air 737 900ER said, on November 4, 2007 at 3:23 pm

    Lion memang hebat lho. Pesawat baru, wuihhhh.
    Good job Lion, soalnya negara kita dianggap cuma ada pesawat2 bekas doang. ke kota saya (Manado) sampe 3 Lion baru lho. jam 06.55 07.00 dan 11.00 kerennnn!!!
    Boeing 737 900ER the great airplane in the world

  16. Ivran said, on November 22, 2007 at 9:57 am

    Tanggal 19 november 2007 yang lalu saya terbang menggunakan lion air dari surabaya ke makasar dengan schedule pukul 08.45 dan boarding di ticket pukul 08.20.
    Karena saya akan melanjutkan penerbangan ke sorowako dengan menggunakan pelita air pukul 12.00 Wita atau 11 wib maka untuk keterlambatan lion air lebih dari 45 menit saya akan tertinggal. Untuk pelita air saya harus check in tidak lebih dari jam 11.50. Waktu di surabya, saya sudah menanyakan mengenai keterlambatan ke pihak lion air karena lebih dari jam 08.20 belum juga boarding. Pihak lion air hanya mengatakan sebentar lagi dan sebentar lagi sehingga memang benar2 delay sampai 1 jam dan mereka berusaha mempercepat bagasi saya dengan menghubungi pihak lion air makasar (lion air surabaya mengatakan hanya ini yang terbaik yang mereka bisa bantu dan nanti selanjutnya dapat menghubungi lion air surabaya mengenai keterlambatan ini). Kalau menurut saya kalau memang sudah ada tanda2 keterlambatan kenapa saya tidak di alihkan ke pesawat lain.

    Sampai di makasar saya mengajukan komplain ke lion air makasar karena saya benar2 tertinggal oleh pesawat pelita air. Jawaban dari pimpinan lion air makasar Pak Slamet Dauri bahwa pihak lion air tidak bisa mengkompensasikan keterlambatan ini dengan bentuk pengeluaran (untuk hotel & perjalanan ke sorowako). mendengar penjelasan dari Pak Slamet saya tidak terima karena merasa sudah di rugikan oleh lion air dan tetap meminta hotel beserta pengangkutan saya ke sorowako. Setelah konfermasi dengan lion surabaya akhirnya saya di beri fasilitas “hotel kelas kambing” yang air saja tidak ada. Untuk pengangkutan ke sorowako tidak menjadi tanggungan lion air karena mereka tetap beranggapan waktunya memang mepet. Saya sadari memang saya hanya punya waktu 45 menit tetapi lebih dari 10 kali saya menggunakan lion air tidak pernah telat karena delay tidak pernah lebih dari 30 menit.

    Yang bikin saya juga heran waktu itu 2 orang staff lion mengatakan “kenapa naik lion air kalau tidak mau terlambat”. Apakah ungkapan seperti itu layak di ucapkan oleh perusahaan jasa seperti lion..?
    Kesimpulan saya mengenai lion air :
    - profesional delay karena sering sekali delay sampai dengan 2-3 jam terutama dari jakarta.
    - Lion Air menganggap biasa keterlambatan sampai dengan 1 jam padahal waktu saya naik singapure airline (SQ), keterlambatan 1 menit saja tetap di update oleh SQ
    - Sebisa mungkin saya tidak menggunakan lion air kalau ada alternatif pesawat lain.

  17. ricky said, on November 22, 2007 at 8:22 pm

    lion airemang paya banyak banget kekurangannya.jadi tidak usah kaget jika sewaktu-waktu ada tragedi peswat lagi.

  18. mulyadi indra said, on November 29, 2007 at 12:38 pm

    barang saya sampai skr tidak ketemu…lion air tidak pernah menghubungi utk mau mengganti barang saya..

    LION AIR PENCURI !!

    MANA TANGGUNG JAWAB KALIAN??

  19. F**K lion said, on November 30, 2007 at 1:43 pm

    hahahahaha….lion air…..tungguin aja,ntar lg juga ada yg jatuh lg…..

  20. ahmad dhani said, on Desember 7, 2007 at 10:29 am

    pramugarinya emang harus di ganti ,rekrutnya yg bener dunk,kalo emang bener2 cantik sih trus jutek ga pa-pa
    Ini UDAH EMANG MUKANYA PAS-PASAN ALIAS JELEK..GA SENYUM MALAH TAMBAH JELEK………..

  21. vonny said, on Desember 8, 2007 at 11:29 am

    yup… gue setuju banget lion air itu emang brengsek

    info.. aja buat teman2 jangan pernah naik lion air lagi

    selain susah booking tiketnya, staff lion air dari reservation,tiketing sampe accountingnya juga gak beres
    udah salah malah nyalahin balik.

    lion air salah satu perusahaan pernerbangan yang paling buruk di indonesia

  22. ziegrusak said, on Desember 8, 2007 at 11:52 am

    @ temen-temen : tanpa mengurangi rasa hormat dan bukan juga melarang, mungkin akan lebih enak kalo kita mengeluhkan atau mengkritik lion air (biar yang pedas sekalipun) dengan tidak memaki-maki mereka bahkan sampai mendoakan pesawatnya jatuh karena kita juga yang (mungkin) rugi kalo sampai itu terjadi
    sedangkan untuk pihak lion air kalo kebetulan baca, mohon dimaafkan kalo ada kata-kata yang kurang berkenan tapi tolong semua keluhan dan kritikan bisa bener-bener dianggap sebagai masukan demi kemajuan perusahaan dan kenyamanan kita sebagai penumpang
    terima kasih

  23. Iwan said, on Desember 16, 2007 at 10:07 am

    Lion..lagi..Lion lagi…yaa..memang begitulah standarnya Lion Air… kalau dibilang penerbangan murah..yaa..gak juga lah…..sama saja dengan penerbangan yang lain..tapi memang dialah pioneer penerbangan yang menerapkan class rate…yang sekarang ini diikuti oleh semua penerabangan domestic… kalau dulukan cuma single rate saja..

    Daftar pengalaman jelek saya dengan Lion Air banyak juga sih karena frekwensi penerbangan saya dalam 8 tahun terakhir ini lumayan sering sebulan bisa 4 – 6 kali, pengalaman bagusnya sih ada juga tapi cuma sekali-sekali tapi secara umum menurut saya masih normal lah..kalau tingkat kenyamanan dari 1-10 Lion air nilainya antara 5 – 6.

    jadi saran saya kalau naik Lion Air:
    1. Kalau kita sudah memutuskan untuk naik Lion Air yaa..harus siap mental dengan standard pelayanan mereka yang sudah seperti itu daripada ngedumel gak karuan…..
    2. Bagi yang belum siap mental dan gudang kesabarannya belum banyak sebaiknya jangan naik Lion Air mending pake maskapai lain..sekarang ini kan banyak pilihan..toh sekarang ini harganya juga kurang lebih sama..

    Ini daftar pengalaman pahit saya terbang dengan Lion Air :
    jam keberangkatan sering ngaret dengan alsan tidak jelas dari 10x penerbangan hanya 3 x yang ontime, pramugarinya cantik-cantik tapi sayang mukanya gak enak dilihat karena mukanya spt orang pada sakit perut semua, segelas aqua, kalau pesawat cancel kadang petugasnya bisa ngilang, reservasinya amburadul, nomer kursi dobel, kelebihan penumpang akhirnya penumpangnya duduk di kursi pramugari yang di belakang dekat toilet…kaya bis kota aja, alamat kantor perwakilan yang sering berpindah-pindah, kalau complain malah dicomplain balik, nama bisa menghilang tiba-tiba walaupun sudah reconfirm (dulu sering saya alami tp 2 thn belakangan ini sudah membaik), di check in counter calon penumpah kalah sama calo…karena mereka sering dilayani duluan oleh petugas di counter check in padahal calo tsb nyerobot lewat samping antrian..

    Ini daftar pengalaman paling baik saya saat naik Lion Air :
    * Semua penumpang diberi makan ayam goreng MD pada saat pesawat delay gara-gara cuaca walaupun delay ini bukan salahnya Lion air.
    * Dalam penerbangan Mataram – Surabaya, Pesawat Lion Air memutuskan kembali ke Mataram karena jarak pandang yang terbatas walaupun pada saat itu pesawat sudah berada di atas lap.terbang Juanda…jadi pesawat Lion Air gak nekat melakukan pendaratan demi keamanan penumpangnya..

    Lion Air ini memang tidak selalu jelek sih…kadang-kadang juga OK juga kok..tapi kalau sudah kumat jeleknya…wah gak tanggung deh…yang punya darah tinggi bakalan tambah tinggi lagi…he..he..

    Jadi terbang dengan Lion Air adalah sebuah pilihan kalau kita mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakkan ataupun yang mengenakkan… ya..sekali lagi..itulah Lion Air..dengan segala kekurangan dan kelebihannya….have a nice fly..

  24. Saiful said, on Februari 13, 2008 at 2:50 pm

    Hati-hati bagasi lion air tidak aman saya 2 kali kehilangan isi koper yang sudah digembok tetap hilang Camera digital, Rokok, pulsa fisik dan parfum 2 kali penerbangan 2 kali hilang yang ke 3 kali penerbangan sama tasnya hilang, MANAGEMEN CUEK Ngurus Complian dilempar-lempar dapat informasi twerakhir akan diganti perkiloa Rp 20000 X 10 Kg = Rp 200.000 wah emangnya baju saya dan barang-barang ditas beli di loak apa? satu jas saja harga Rp 750.000 belum souvenir untuk rekan bisinis saya di Aceh. telpon saja ke lion dan bolak-balik jakarta bandung sudah Rp 500.ribuan wah emangnya barang yang dibawa bepergian dilaihat oleh managemen lion sebagi barang /sampah saja. samapai 3 bulan 15 hari ini semua staff complian lion air tidak ada yang bisa ditelpon ,sibuk semua. wah saya curiga lion air ada unit pengutilan barang nih tapi ini jika ada waktu akan saya buktikan

  25. Saiful said, on Februari 13, 2008 at 2:54 pm

    Lionair apakah akan membrantas pencuri bagasi atau mau kerjasama dengan pencuri bagasi toh gampang gantinya bagasi masa tenggangnya yang hilang 3 bul;an dan hanya Rp 200.000. Wah bisa proft dari hilangnya barang. kan berati lebih menguntungkan daripada untung daripada pelyananan transpotrasinya ,pantas harga tiket bisa bersaing

  26. MBA persons said, on Februari 20, 2008 at 1:59 pm

    Memang Lion air g pernah mau berubah: ini terbukti dari berulang kalinya saya naik Lion air. Apa Management tutup mata, kasian dong maskapaimu ini, terus dihujat orang banyak.Tolong Pa Rusdi bukalah mata anda, liat orang-orang managementmu, apakah pantas menduduki jabatannya. Sayangkan Perusahaan sebsar Lion, harus Kolaps akibat customer tidak terpuaskan (customer satisfaction). Sayangka………Apalagi cabang Lion Air yang di Makassar, wah itu sarang pencurian bagasi terbesar di dunia, jagan2 pihak lion di makasar punya bagian pengutilan barang2 penumpang neeehhhhh????? gw liat kayanya bakal hancur nihhh klo g dirubah sistim internnya…masa penumpang dilayani dengan kemarahan bukan keramahan…..Klo mo yontek sistim di Southwest, jangan ikut cuman harga tiket murah aja….customer satisfaction juga dong diperhatiin…klo bisa smuanya…….

  27. Ghany said, on Maret 22, 2008 at 7:33 am

    Lion Air, anda perlu banyak berbenah diri…jangan under estimated dengan INDONESIAN STANDARD….saya mewakili Dirjend Perhubungan udara merasa keberatan dengan INDONESIAN STANDARD seperti yang anda katakan….please….be professional as your brand “MAKE PEOPLE FLY”…that wasn’t indonesian standard that’s your standard….please…bijaklah dalam menanggapi keluhan pelanggan….dan bagi passanger…saya himbau untuk waspada dan tidak memasukkan barang berharga anda kedalam bagasi…dan untuk tidak terlalu memperdulikan sikap-sikap kurang pantas dari pramugari…masukkan aja keluhan ke bag. informasi di bandara atau langsung ke dinas terkait…agar tidak perlu negara lain ikun menilai kinerja penerbangan kita.

    salam sejahtera untuk semua

    bagi LION AIR….selamat dan sukses selalu..!!!

  28. Jennie said, on April 14, 2008 at 7:38 pm

    Pengalaman saya terbang bersama Lion Air, dimana flight saya dengan rute Jkt-Sby by Lion Air pada tgl 7 Maret’08 lalu pk.18:35 flight number JT 580 X
    scheduled tertera 18:35, saya check in pk 16:30 dan mendapatkan seat no.27C from gate A1, setelah itu saya berada di lobby bandara menunggu hingga pk 18:10 saya berjalan masuk ke ruang tunggu, setelah di dalam ruang tunggu, saya mendapati ruangan masi sepi, dan saya mengira, seperti biasanya Lion Air selalu delayed, sehingga saya ngga curiga ataupun khawatir, sayapun ke kamar kecil, kemudian saya kembali ke ruang tunggu di sana terdapat Bapak yang akan ke sby juga, ternyata dari pembicaraan dengan petugas, pesawat sudah terbang ke sby, saya terkejut, dan sayapun maju untuk mendengar lebih jelas, ternyata pesawat sudah terbang ke sby sejak jam 18:00 yang lalu, dan ketika kami bertanya, petugas menjawab bahwa pesawat terbang lebih awal (??), dan sayapun diminta ke Office Lion Air yang berada di bawah, sesampainya di sana, saya menunggu untuk flight berikutnya, ternyata solusi yang saya dapatkan juga masih tidak jelas, petugas malah menyalahkan kami ( saya & bapak satunya ) kenapa tidak masuk ke dalam ruang tunggu tepat waktu, saya bingung, dalam hal ini siapa yang tidak tepat waktu??
    Berdasarkan pengalaman saya di bandara Juanda, baik itu maskapai Lion Air ataupun maskapai lainnya, setiap penumpang yang belum masuk ke pesawat tetapi sudah check in ( di mana sudah masuk dalam manifest penumpang ), maka petugas di Gate akan mencari, bila perlu mereka menelphone si penumpang, nomer telephone dari awal kita beli tiket sudah diberikan, yang saya sayangkan kenapa petugas yang di Cengkareng hanya cuek2 seolah-olah melimpahkan tugasnya ke petugas satu ke lainnya, karena saya tidak mendapatkan kepastian, akhirnya saya mencari tiket supaya saya bisa pulang ke sby malam itu juga, mengingat ke-esokan harinya saya harus menghadiri meeting, dan sayapun mendapatkan tiket Merpati ke Sby.
    Dari kejadian tersebut saya tidak kapok untuk naik Lion Air, kemarin pada tgl 13 April saya juga masih mempergunakan Lion Air dari Jkt-Sby dengan flight JT 790 pk.21:45, karena saya trauma dengan kejadian bulan Maret kemarin, maka sayapun masuk ke ruang tunggu pk.20:30, dan ternyata pk.22:00 barulah kami semua dipersilakan masuk ke pesawat ( jadwal terbang 21:45 ) dan inilah jadwal yang tepat meskipun mundur 15 menit yang saya rasa masih bagus daripada biasanya delayed lebih dari 30 menit, bukan terbang lebih awal seperti yang lalu.
    Mohon pihak manajemen terutama untuk para crew yang berada di Jkt supaya lebih memperhatikan lagi service dan customer carenya lebih ditingkatkan, karena saya sebagai pemakai jasa maskapai Lion Air sangat memperhatikan dan concern sekali dengan pelayanan yang ada, mengingat saya adalah pemakai jasa Lion Air sejak 4 tahun yang lalu, sayapun merasa sangat gembira karena saya mendengar bahwa pihak Lion Air sudah berkomitment untuk meningkatkan pelayanannya lebih baik lagi, dan semoga tidak kalah bersaing dengan maskapai lainnya, seperti Mandala yang saya dengar juga mulai memperbaiki pelayanannya.

  29. ziegrusak said, on April 23, 2008 at 6:52 pm

    @ temen-temen : sekali lagi saya tekankan, fasilitas komentar ini tidak saya moderasi bukan berarti anda bisa seenaknya nulis.
    silahkan anda menulis komentar berupa kritikan atau saran untuk lion air tapi tidak untuk memaki-maki dan menghina.
    mohon maaf kepada yang berinisial VanPersieLover komentar anda saya hapus karena tidak fokus pada masalah dan terlalu berlebihan.
    terima kasih !!

  30. ike chan said, on Mei 28, 2008 at 9:38 am

    bener banget tuh!!

    AMAT SANGAT SANGAT SANGAT TIDAK MEMUASKAN!!

    apa lagi pelayanan nya.

    pada jutek2 smua, ga sopan, nyebelin

    padahal dah complain lo, tapi ga ditanggapin ma manajemen nya.

    payah banget deh

  31. ike chan said, on Mei 28, 2008 at 10:01 am

    eh iya, waktu itu saya naik penerbangan LION yang pagi dari jkt-bpp. karna saya dari bandung jadi nyampe cengkareng baru jam 4 pagi. padahal pesawat berangkat jam 6 lewat. saya orang pertama yang ngantri waktu check in. tapi tau ga??

    di saat semua conter, petugasnya dah pada dateng. cuma lion aja yang ngaret. trus waktu
    petugasnya conter check in lion dateng (baca: cewe jelek jutek nyebelin ga tau sopan santun) dateng. eh dia malah ngelayanin orang yang ngantri urutan 3,4, dan 5 dibelakang saya. NYEBELIN BANGET KAN!!! padahal dah ngantri paling depan. apa mahasiswa tu di nomer 2 in ya???

    saya waktu itu dah komplain, tapi si cewe jelek jutek nyebelin ga tau sopan santun itu malah ga mau tau. dan terus ngelayanin yang lain.

    sampe ada bapa2 yang baik hati yang kebetulan ngantri dibelakang saya ngebentak si cewe jelek jutek nyebelin ga tau sopan santun itu. bapa2 itu ga terima atas perlakuan si
    cewe jelek jutek nyebelin ga tau sopan santun….

    karna si cewe jelek jutek nyebelin ga tau sopan santun malu diliatin ma orang2 akhirnya dia ngelayanin saya juga….

    ADA GA YA PENERBANGAN YANG MURAH TAPI PELAYANAN NYA MEMUASKAN???

  32. imot said, on Juni 2, 2008 at 10:38 am

    kalo menurut pengalaman saya
    semua maskapai indonesia ya seperti itu
    kalo kita telat datang tiket angus
    kalopun disuruh tambah harga sama dengan harga beli baru
    tapi coba kalo maskapainya yang ngaret..
    paling2 setelah naik pesawat ya mereka minta maaf karena bla bla bla…
    jadi kalo mau naik pesawat di indonesia ya siap2 juengkel dan makan ati
    kalo ga kuat, ya naik bis ato kereta api ato kapal laut ato
    TIDAK USAH BERANGKAT

  33. dennis said, on Juni 4, 2008 at 7:10 am

    LIon Air itu sangat – sangat tidak memuaskan pelayanannya
    saya ketinggalan bagasi waktu tgl 07-05-08 dan kata staf lion nanti pengambilan nya menghubungi lion iar bagasi dan dikasih no tlpnya
    sampai skrg 04-06-08 saya sudah menggoleksi no tlpnya lion bagasi 10 no.dan herannya tidak ada satu pun yang di angkat….
    lion itu memang cuman mau untungnya doangk.,tidak mau mementingkan costumernya
    kira2 ada yang bisa bantu ga???
    giman cara menghubunginya???
    Mohon bantuannya
    thx; Dennis

  34. august said, on Juni 5, 2008 at 8:03 am

    Lion air sih kelihatannya murah, tapi pada akhirnya jatuhnya jauuuhhh lebih mahal, karena kesel sebel panas dan banyak delay, udah bikin hati marah ga karuan,itu lebih mahal dibanding dengan bayar mahalan dikit ticketnya tapi pelayanan baik, dalam perjalanan hati tenteram dan lihat senyum dan pelayanan yang baik walaupun ga ada snack rasanya kan tenang.

    Buat staff Lion Air, anda punya tanggapan super NORAK, sebagai staff seharusnya dapat mengambil keluhan2 ini sebagai masukan yang positif bagi perusahaan dan juga yang pasti GAJI anda pasti naik kalo perusahaan maju. Bukannya malah panas2an dan ngejelekin penumpang, SAya yakin andapun kalo bisa memilih pasti akan memilih yang murah dan nyaman,Tapi yang terpenting adalah bagaimana anda merespon dan tetap melayani dengan hati yang gembira.

    murahnya juga ga muraaahhh banget!

    Kalo semua staff berprinsip kaya anda, Phuihhh….
    Saya pilih untuk tidak naik Lion Air, daripada perjalanan jadi diwarnai sewot ga karuan gara2 ulah para staff Lion yang kecewa karena gajinya ga naik2, dan dilimpahkan kekecewaan itu pada penumpang dan pelayanan…..

  35. BEJO said, on Juni 10, 2008 at 7:08 pm

    BUAT SAYA LION AIR DAN MASKAPAI PENERBANGAN DI INDONESIA UDAH HEBAT. UDAH BISA TERBANG DI UDARA SEPERTI BURUNG.. SAYA KECEWA BACA COMMENT YANG BILANG “STANDAR INDONESIA”. STANDAR INDONESIA ITU BAGUS, DAN UDAH ADA UU PERLINDUNGAN KONSUMEN. JADI ITU BUKAN STANDAR INDONESIA, TAPI STANDAR PERUSAHAAN KALIAN YANG CUMA MELINDUNGI PERUSAHAAN KALIAN BUKAN KONSUMEN. BUAT TEMAN2 YANG SANGAT DIRUGIKAN SAYA SARANKAN HUB PIHAK KEPOLISIAN, AGAR DITINDAK LANJUTI SEHINGGA MASKAPAI2 PENERBANGAN ITU TIDAK MENGANGGAP KITA SEBAGAI “””PENUMPANG””” YANG BENAR2 CUMA NUMPANG!!! KITA KAN BAYAr !!!!!!!

  36. Andri said, on Agustus 5, 2008 at 11:07 pm

    Saya kecewa sekali dengan pelayanan dari lion air, saya naik lion air tanggal 3 Agustus 2008 jadwal penerbangan 15.20 untuk rute jakarta balikpapan

    saya lupa nomor pesawatnya berapa yg seharusnya, karena saya di reject untuk naek pesawat, jadi harus ganti pesawat dan nambah duit lagi.

    kronologisnya seperti ini:
    saya tiba di airport terminal 1 walaupun aga mepet sekali, karena biasanya jika berangkat tidak pernah ada masalah antrian di gate depan security checking, saya tiba di airport jam 14.45 dimana antrian orang yg mau melewati security checkin udah kaya semut, kanan kiri penuh semuanya, akhirnya setelah sekitar 20 menitan mengantri bisa lewat juga dari security checkingnya
    langsung saya berlari2 dengan beberapa bapak2, ibu2 dan beberapa orang expatriate juga ke counter checkin masing2 tujuan, di depan counter tujuan balikpapan saya melihat ada 1 bapak2 dan 1 wanita muda, saat saya tiba di antrian bapak itu sudah selesai dapat boarding pass nya, giliran si wanita yang maju, oleh petugas yang jaga bilang “ini sudah mepet sekali loh mbak”, si mbak itu beralasan di depan antriannya panjang sekali jadi dia baru bisa lewat, dan saya pun lalu memberikan tiket saja juga karena tujuannya sama2 ke balikpapan sekaligus saya membantu mbak tersebut berargument, akhirnya tiket saya di ambil oleh petugas counter dan si mbak tersebut di layani, setelah selesai mbak tersebut, giliran saya maju ke counter, yang bikin saya kecewa adalah saya di reject untuk check-in dengan alasan jadwal checkin sudah lewat dan tidak bisa lagi, tentu saja hal ini membuat saya kecewa, kenapa mbak yg di depan saya masih di perbolehkan checkin sedangkan saya tidak di perbolehkan checkin,setelah berdebat panjang lebar, saya ditolak untuk naek ke pesawat karena pesawat sudah penuh dan juga sudah terlambat waktu checkinnya, dan akhirnya petugas itu membuat note di tiket saya yg dia pegang dari tadi, di tulis jam 15.18 dan di beri tandatangan juga olehnya, katanya biar gak dianggap “no show” dan hanya di kenakan 25% saja biaya cancel nya, jika sudah lwt waktunya akan dikenakan denda 50% dari harga tiket, dan saya disuruh ke counter di depan untuk bertanya flight selanjutnya yg available, saya sempat dengar yang mengantri di counter kanan dan kiri saya complain terhadap petugas counter karena mereka di tinggalkan begitu saja oleh pesawatnya, padahal jadwal untuk checkin saja masih tersisa 40menitan lagi untuk penerbangan mereka, yg satu tujuan ke surabaya dan 1 lagi untuk tujuan ke banjarmasin

    akhirnya saya menuju ke counter yg di tunjuk oleh petugas counter, counter ini sebelahan dengan counter penjualan tiket jika dari depan, yang lagi2 antriannya banyak sekali, dan yang paling hebat dari semua yang antri disana adalah dengan kasus seharusnya pesawat mereka belum berangkat tapi pesawat tersebut sudah berangkat meninggalkan penumpang 30 menit lebih cepat dari jadwal dengan alasan ada perubahan jadwal penerbangan, dan juga beberapa yg bernasib sama seperti saya, mereka di tolak untuk checkin dengan alasan katanya sudah tutup counter checkinnya

    yang tujuan banjarmasin untuk menukar jadwal penerbangannya di kenakan denda 315rb per orang untuk kesalahan yg di lakukan oleh pihak lion air, dan tanpa ada kompensasi apapun juga kepada penumpang, yang tujuan surabaya karena kebanyakan bos2, mereka lebih memilih pergi dan naek kereta saja, dengan beberapa orang ada yg saya dengar lsg telp dan memaki2 orang yg di telp untuk jangan pernah lagi memberikan dia tiket dengan armada lion air.

    akhirnya giliran saya maju ke counter untuk menanyakan jadwal penerbangan selanjutnya, oleh petugas botak berengsek kaya kambing muka nya itu ( maaf karena jika ingat jadi jengkel ingin menghajar orangnya saja ), dia dengan muka juteknya menjawab, maaf gak ada lagi neh jadwalnya untuk next flight, lalu dengan beralasan membereskan kertas2 dan berbicara dengan temannya sambil berbisik entah apa, tiba2 mengambil tumpukan binder kertas dan membolak baliknya, lalu langsung saja dia bilang ada neh pak, tapi kelasnya berbeda dan harus tambah neh untuk terbang hari ini juga, sekitar 890rb biayanya pak, tentu saja saya sangat kaget mendengar jawaban itu, apa2an ini, penerbangan seprti ini saja semahal ini, sama seperti saya membeli tiket baru saja dengan armada lainnya jika begini. lalu saya menelpon client saja dahulu yang di balikpapan, ini sangat penting karena tujuan saya ke balikpapan untuk tujuan bisnis bertemu dengan rekan bisnis ini, jika dia tidak bisa untuk apa saya ke balikpapan, karena rekan bisnis saya tdak ada masalah dengan perubahan jadwal akhirnya saya setuju dengan perubahannya tersebut, akhirnya saya di kenakan 855rb dengan penerbangan pesawat menjadi jam 18.20 dengan pesawat JT762 di berikan kelas Y

    begitu terima tiketnya saya makin kaget ternyata sya di kenakan 50% penalti, bukan 25% seperti yang diberitahukan oleh petugas counter checkin, saya kembali lagi ke petugas botak itu lagi, saya bertanya dengan sopan kepada dia,

    saya : “mas ini saya punya kenapa kena 50% yah, bukannya harusnya 25% karena saya hadir”

    botak kambing : (di jawab dengan kasar dan dengan nada menantang)
    “siapa yang bilang 25%, yang mana orangnya tunjukin kesaya, bapak kan sudah lewat waktunya”

    saya : “di tiket saya kan sudah di berikan tanda kl saya tidak telat tapi saya minta cancel, lagi pula itu bukan salah saya, liat dong antrian di depan panjang begitu, banyak kan orang2 yang kejadiannya sama seperti saya”

    botak kambing : ( makin nantang dia dan makin kasar nada bicaranya )
    “bapak kan tau aturannya itu harus 2 jam sebelum jadwalnya harus sudah checkin dahulu, itu kesalahan bapak kenapa tidak lebih dulu datang”
    langsung dia keluar ruangan, saya pikir dia mau mengajak saya bertarung, ok juga kl dia ngajak berantem , tapi ternyata malah si botak kambing itu malah kabur masuk ke posko security terus kabur entah kemana, coba aja dia nantangin lagi pasti lsg saya hajar habis2an, kl urusan polisi sih gampang lah

    pihak security bandara juga udah di bayar semua sih, jelas aja konsumen kaya kita sih gak akan di bantu.

    akhirnya saya berangkat juga tetep dengan lion air, karena sudah terlanjur beli, skalian juga sudah hubungi travel agent tempat beli tiket dan sekretaris saya, dan ternyata untuk masalah dengan lion air berdasarkan data dari travel agent saya, beberapa ini banyak customer mereka juga yg complaint karena di reject atau di tinggal pesawatnya oleh pihak lion air, dan jika di buat laporan tetep saja mereka tidak pernah ada tanggapan

    gimana bapak dan ibu disini kalo kita blokade saja maskapai lion air seperti maskapai adam air dahulu, karena dahulu adam air memberlakukan hal seperti ini pada beberapa penumpang, yang akhirnya oleh semua travel agent dan semua penumpang melakukan blokade dengan tidak menjual tiket adam air dari pihak travel agent, dan dari penumpang tidak ada yang mau membeli tiket adam air , sehingga pihak adam air melakukan perbaikan baru mereka mulai mengunnakan jasa adam air lagi

    Lion air ini sejak adam air menghilang menjadi semakin menjadi2 saja dari harga tiketnya, siapa yang bilang harga Lion lebih murah, yang ada tiket lion itu paling mahal sekali, sering sekali harga lion lebih mahal dari pada tiket garuda

    saya juga memilih tidak akan naik lion lagi, dan juga semua client saya tidak akan naik lion lagi, memang sebelumnya beberapa client saya sudah memperingatkan saya jika lion air itu tidak sopan terhadap pelanggannya, tapi saya baru kali ini naik lain jadi saya pikir tidak ada salahnya untuk di coba, ternyata kesan pertama sangat mengecewakan dan membuat saya muak

  37. anak ingusan said, on Agustus 8, 2008 at 9:01 pm

    biar lebih berimbang…ada baiknya komentar, cacaian, keluhan temen-temen semua dibandingkan ama masakapai lainnya yang sekelas….biar semua tahu seburuk apa lion air dibanding maskapai lainnya…
    manis madu yang kau tawarkan….sepahit-pahit empedu yang kami rasakan…
    saya rasa perasaan itulah yang ada di temen-temen diatas..
    untuk manajemen lion air…kalo anda meninggalkan pelanggan maka jangan salahkan jika pelanggan meninggalkan anda…
    tas, koper yang ilangaja pelayanannya sudah seperti itu tapi kalo jiwa sampai hilang..sejauh mana lion air akan bertanggungjawab…

  38. RACHMAT said, on Agustus 9, 2008 at 6:13 pm

    saya seorang petugas loading/unlouding asal balikpapan, saya akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi penumpang lion air, mari qt bangun penerbangan yang terbaik di indonesia, amin!

  39. faisal said, on Agustus 11, 2008 at 3:21 pm

    saya hanya mempertanyakan kepada penerbangan lion air, saya gagal naik lion air karena telat cek-in 25 menit, penerbangan pukul 6.25 pada hari senin tanggal 14 agustus 2008 ‘Pangkal-pinang to jakarta’, sedangkan saya cek-in pukul 6.00, tetapi kata petugas tidak bisa lagi, karena pesawat sudah close, terus saya tanyakan kepada petugas lion air, mereka menjawab bapak tidak bisa lagi karena telat (kalau mau diganti penerbangan pukul 13.00), terus dia bilang bahwa bapak beli tiket pesawat paling murah (saya beli tiket harganya Rp. 390.000 dan tertera dalam tiket), sehingga harus mengikuti jadwal cek-in yang tertera di dalam tiket (2 jam sebelum keberangkatan),( bukannya boz lion air yang mempromosikan tiket murah, berarti boznya juga salah karena mempromosikan tiket murah), terus saya tanyain kalau itu itu urgent bagaimana, dan dijawab tetap saja tidak bisa karena pesawat sudah close. apakah begitu sulitnya ikut penerbangan pesawat lion air. begitu lah yang terjadi hari ini, akhirnya saya beli tiket penerbangan pesawat sriwijaya jam 8.30 karena saya harus masuk kerja hari itu. jadi tiket lion yang saya beli seharga Rp. 390.000 yang di bilang murah oleh staf lion air di bandara pangkal pinang, terpaksa harus naik pesawat tong sampah air, karena hanya berlaku disana karena tidak bisa diuangkan sepeserpun, kecuali ganti penerbangan.
    dear: mungkin itu pengalaman pahit saya bersama lion air. harus kehilangan uang sebesar Rp.390.000, yang bagi staff lion air bandara pangkal pinang itu termasuk jumlah uang yang dikatagorikan paling murah.
    mungkin saya salah karena telak cek-in, tapi saya merasa itu masih dalam batas wajar untuk sebuah penerbangan.

    jadi bagi para teman2 yang akan naik penerbangan lion air, harap beli tiket yang paling mahal di lion air agar tidak diperlakukan seperti tiket pali murah (seperti saya).

    Penumpang Murah

  40. G-TRV said, on Agustus 11, 2008 at 9:20 pm

    Wah..wah..wah.. ternyata sudah sedemikian buruk sangkanya para pelanggan setia layanan penerbangan kita ini. Dan kali ini kambing hitamnya adalah LION AIR. Pendapat kekecewaan teman-teman sekalian memang tak sepenuhnya salah, dan tak sepenuhnya benar. Dan aku juga berharap forum ini bukan hanya kumpulan orang-orang yang merasa dikecewakan namun juga kumpulan orang-orang yang terpuaskan akan layanan para pemain penerbangan negara kita ini tanpa terkecuali satupun.

    Commitment penerbangan yg paling utama adalah keselamatan nyawa penumpangnya. Jadi selamat sampai tujuan itu sudah harga mati alias pasti. Lalu bagaimana dgn kenyamanan? Harga yang ditukarkan kadang tidak sebanding dengan keselamatan nyawa manusia. Tuntutan fasilitas yang lebih baik sebagai penunjang kenyamanan menjadi syarat utama. Dan saya pikir hal tersebut sudah dapat dipenuhi oleh pihak penerbagan manapun.

    Pihak penerbangan bertanggung jawab akan keselamatan ratusan nyawa, itu baru satu pesawat saja, belum lagi ratusan pesawat lainnya, jadi kadang agak sedikit tega kalau harus ngurusin satu nyawa cerewet yg akan diterbangkan. Terlepas dari apapun itu permasalahan si pelanggan, tak mungkin harus tertunda hanya karena satu orang saja. Gara-gara satu orang saja, ratusan penumpang harus kecewa berat karena terlambat berangkat. Lalu siapa yg harus dipersalahkan? Antrian panjangkah? Peringatan untuk datang 2 jam sebelum keberangkatan sudah diberitahukan baik secara tertulis maupun lisan. Aku yakin hal tersebut sudah diperhitungakan secara teliti agar terhindar dari keterlambatan. Kadang yang menjadi permasalahan terbesar kita hanya terletak pada prosedur saja, jadi kita tidak mutlak harus menghakimi salah satu penerbangan buruk kinerjanya.

    Jika kita hanya memandang dari sisi subyektivitas si pelanggan yg terkecewakan, maka tak mustahil isi forum ini hanya kekecewaan absolut. Pada kenyataannya hanya segelintir saja yang mengalami kekecewaan, dan segudang yang terpuaskan. Aku tak membela LION AIR ataupun menyudutkan sang kekecewaan. Namun, cobalah kita menilik lebih jauh mekanisme kerja penerbangan kita, hingga penentuan harga-harga tiket.

    Saya merupakan pelanggan beberapa maskapai penerbangan negara ini sejak saya duduk di bangku SMP, mulai harga yang termurah sampai dgn harga yang termahal, hingga kini saya sudah bekerja. Saya belum pernah mengalami masalah kekecewaan dari salah satu maskapai mana pun. Tiket yang sudah ditangan sudah merupakan tanggung jawab si pelanggan. Semua hak dan kewajiban pelanggan tertera jelas pada tiket tersebut, hanya saja kita masa bodo, dan cenderung mengabaikan setiap aturan-aturan yang ada, tidak mau membaca kesepakatan yang terikat antara keduanya (pihak pelanggan dan pihak penerbangan). Okelah kita memang anak bangsa yang bodoh, tapi itu bukan berarti kita masa bodo. Kalau sudah masa bodo tak heran perang urat pun tak terelakkan. Hancurlah negara kita tercinta ini. Terima kasih.

  41. Thata said, on Agustus 22, 2008 at 4:34 pm

    Lion emang GAZEBO….

  42. Nazar said, on Agustus 26, 2008 at 5:58 am

    Jangan Percaya Sebelum Ada Bukti …

    Negara Indonesia Masih Menganut Azas Praduga Tak Bersalah …

    Buktinya Di Media-Media Elektronik Dan Media-Media Massa Ngga Ada Tuh …

    Malah Gw Liat, Garuda Mulu Yang Demo …

    Yah, Paling Itu Dari “Competitor” …

    Rasakan Dulu Baru Ngomong Dan Harus Punya Bukti …

    Omong Doang Mah Bull Shit …

    Oke …

    Lo Kira Gampang Apa Bikin Perusahaan …

    Oke, Negara Kita Negara Demokrasi Boss …

    Salam Perdamaian …

  43. Gu said, on September 5, 2008 at 9:39 pm

    lionair sering tinggalin barang bawaan kita di bandara cuma orangnya yang dibawah terbang, huh sebel karena tungguin barang bawaan di bandara

  44. adhie said, on September 7, 2008 at 1:36 pm

    Complain ttg LION air emang luar biasa, dan komitmen perubahan dari manajemen nampaknya tidak signifikant…tanpa bermaksud menjelek2an, saya sendiri mengalami hal yang sama, sejak pernah mengalami delay saya kapok naik LION.. terlebih saya cukup sering terbang dan hampir di setiap kesempatan saya selalu memperhatikan bahwa ketepatan waktu LION cukup parah, delay < 1 jam buat LION masih normal…terutama yang dilayani dengan MD82 dan 90 buat 900ER saya perhatikan hari ini mulai membaik..

    Tiket mereka sekarang juga tidak murah, mungkin karena harus nutupin beli pesawat baru 900ER..? pelayanan..? kalo dibandingkan dengan semua airline lokal buat saya performance pelayanan LION paling rendah.. mungkin kelebihannya banyak jalur yang dilayani LION..

    Untuk DEPHUB, ada baiknya maskapai ini benar2 diperhatikan, karena pengembangan yang ekspansif akan membuat nama Indonesia akan makin buruk jika terjadi apa2…

    Jadi saran saya, buat semua rekan2 jika anda ingin terbang bersama LION siapkan mental anda.. buat yg schedule’nya ketat sangat tidak disarankan naik LION, jika anda punya dana lebih naiklah GARUDA.

    Jika budget agak pas2an lebih baik pake MANDALA dengan A320 yang gress dan harga murah.. anda akan mendapatkan pengalaman terbang sangat berbeda jika dibandingkan maskapai lokal lain bahkan GARUDA sekalipun…salut buat MANDALA !! performance yang luar biasa jika dibandingkan dengan harga…jika tidak ada jalur MANDALA, pilih AIRASIA..

    jika GARUDA, MANDALA, AIRASIA tidak memungkinkan karena jalur penerbangan yang belum ada pilih maskapai lain dengan alternatif terakhir LION..

    selamat terbang..

  45. rezha said, on September 7, 2008 at 5:23 pm

    selamat sore..lion air..

    saya mao tanya,ada ga pendidikan pilot dari lion air??

    tolong minta info nya yaa..

    terima kasih..

  46. silvi said, on September 9, 2008 at 9:54 pm

    yach tuch sy jg pernah pnya pengalaman ga baik wkt naek lion pd bln nop 2007 lalu bppn-jkt-pontianak..wkt di bandara sepinggan bppn delaynya ampe 1 jam trs sampe di bandara sukarno hatta delaynya ampe 4 jam tp phak lion hanya ksh orange juice (krn delay).mestinya phak lion menyiapkan mknan siap saji klo pswatnya delay selama tu krn kasian bagi penumpang yg bwa anak kcil.sehrsnya klo tiketnya mahal pelayanannya jg mesti mahal jg alias bgus.buat lion air klo bs smuanya di benahin terutama pelayanannya krn penumpang tu ibarat raja.dan jg koper sy pernah di bobol gemboknya untung aza cm baju2 doank yg di koper.buat yg mo make jasa lion air sebaiknya brg2 berharga jgn taruh di bagasi..thank’s

  47. okta said, on September 16, 2008 at 2:23 pm

    w sebel dgn lion….dah gaji ga seberapa….
    saat w ngundurin diri dari lion….ehh gaji w di transfer kurang 200ribu…
    lion ga prnh m’sjahterakn kryawannya

  48. rendy said, on Oktober 12, 2008 at 12:34 am

    lg2 lion air.. emang dri awal berdiri smpe skrg ga ada benernya, yg bener cman direksi sma managementnya doank..dri pelayanan bagasi, check-in dsb ga ada yg bagus. masalah complain paling2 tanggepannya tetep nol besar asal tau aja semuanya mau2nya direksi ama managementnya, klo lg enak, baik ya pasti enak tpi klo lg enek ya gtu deh pasti jawabannya ‘ emang gw pikirin, loe naik pswat gw ya hrus ikutin aturan gw ‘ ..

    so, buat smuanya siapkan mental, emosi, serta amarah yg gde dlu sebelum berangkat pake lion supaya klo lg apes tinggal tumpahin aja semuanya..beres kan!!!!

  49. cumi said, on Oktober 15, 2008 at 8:58 pm

    saya sudah mencoba beberapa maskapai dari lionair, mandala, adamair (dah kolaps), wingsair, garuda, sriwijayaair, airasia alhamdullilah belum ada kejadian yang kurang mengenakan kalo bording pass juga normal maupun pada saat cek in malah pernah kejadian saya cek in harusnya jam 6.50 am dengan maskapai adamair tapi lucunya saya baru datang bording pass jam 6.45 am rute pesawat JKT – SBY syukurnya saya masih di terima untuk cek in padahal aturannya seharusnya saya sudah di cancel. namun memang benar juga kalo masalah delay saya pernah mengalaminya JKT – Makasar itupun factor alam yang membuat penerbangan di delay waktu itu saya pakai maskapai lionair pesawat MD82 sedangkan kalo airasia tiket gak pake nomor seat dan pada saat cek in di dahulukan manula dan anak-anak dan para wanita dulu baru dah yang sisanya bebas. saran saya sieh mungkin sriwijayaair lebih baik hanya saja rutenya gak banyak :) sori juga kalo saya salah namun sering juga saya naik sriwijayaair aman=aman saja komplain juga jarang.

  50. rio said, on November 16, 2008 at 12:22 am

    MAAF,

    TANPA MENGURANGI RASA HORMAT, KOMENTAR INI SAYA HAPUS KARENA BERISI KATA-KATA YANG KURANG SOPAN DAN TIDAK SENONOH

    regard,
    ziegrusak


Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: